Jumat, 16 September 2011

Ibu


Lovely Mom
Sering kali aku merenungi diri sendiri, tapi tanpa mau peduli.
Semua tentang ibu, cuma bisa menitikkan air mata ku.
Aku tahu ibu lelah, tapi dia tak pernah menyerah.
Aku tahu hatinya perih, tapi air mukanya tak sedikitpun sedih.
Sampai suaranya tergetar, tapi semangat hidupnya selalu menggelegar.
Matanya berkaca-kaca, tapi senyumnya bahagia.
Demi aku.
Aku yang bodoh dan tak tahu malu.
Jauh dari pada cermin ibu.
Aku bingung dan sedikit linglung.
Kapan aku terakhir mencium pipinya.
Kenapa tak kuselipkan kata betapa aku menyayanginya.
Kapan aku bisa melepas dahaga rinduku.
Kapan aku bisa membasuh kakinya dengan tanganku.
Aku ingin kembali.
Aku ingin kembali.
Dalam pelukan ibu yang mencintaiku tanpa basa basi.
Aku ingin kembali.

*untuk perempuan yang mengajarkan dan mengingatkanku tentang arti kehidupan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar